Skip to content

Rangkuman IPS Kelas 9 Bab 3 Tentang Perdagangan Internasional

Rangkuman IPS Kelas 9 Bab 3

Dalam materi “Rangkuman IPS Kelas 9 Bab 3” ini, kita telah menjelaskan konsep dasar perdagangan internasional, faktor-faktor yang mendorong perdagangan internasional, manfaat dan hambatan perdagangan internasional, serta peran pusat keunggulan ekonomi dalam pembangunan suatu wilayah.

Kita juga mencakup beberapa contoh pusat keunggulan ekonomi di Indonesia dan bagaimana pusat-pusat tersebut memengaruhi berbagai aspek kehidupan.

Sebelum membahas rangkuman ips kelas 9 bab 3, sebaiknya kamu membaca terlebih dahulu rangkuman ips kelas 9 bab 2.

Rangkuman IPS Kelas 9 Bab 3 Perdagangan Internasional

1. Pengertian Perdagangan Internasional

  • Perdagangan internasional adalah proses pertukaran barang dan jasa antara dua negara atau lebih dengan tujuan mendapatkan keuntungan/laba.
  • Perdagangan antarnegara melibatkan ekspor (barang keluar) dan impor (barang masuk), dengan eksportir dan importir sebagai pelaku utama.
  • Pertukaran barang antarnegara dilakukan dengan perantaraan uang.

2. Faktor yang Mendorong Terjadinya Perdagangan Internasional

  • Perbedaan sumber daya alam: Negara memiliki keunggulan absolut dalam menghasilkan barang yang tidak dapat diproduksi oleh negara lain.
  • Perbedaan tingkat kualitas sumber daya manusia: Kualitas sumber daya manusia memengaruhi mutu barang dan jasa yang dihasilkan.
  • Perbedaan ilmu pengetahuan dan teknologi: Penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dapat menghasilkan barang lebih efisien dan berkualitas.
  • Perbedaan budaya: Budaya suatu negara mempengaruhi jenis barang yang dihasilkan.
  • Perbedaan lain, seperti harga barang, upah, biaya produksi, dan selera, juga memengaruhi perdagangan internasional.

3. Manfaat dan Hambatan Perdagangan Internasional

  • Manfaat Perdagangan Internasional:
    1. Memenuhi kebutuhan barang dan jasa.
    2. Menciptakan spesialisasi produk unik.
    3. Mempermudah akses ke barang dengan harga murah.
    4. Mendorong kegiatan produksi dan pembukaan lapangan kerja.
    5. Meningkatkan hubungan persahabatan antarnegara.
    6. Meningkatkan pendapatan negara melalui devisa hasil ekspor.
    7. Mendorong kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi.
    8. Mendukung pertumbuhan ekonomi dan mengurangi pengangguran.
  • Hambatan Perdagangan Internasional:
    • Hambatan melibatkan harga barang luar negeri yang lebih murah, bea masuk tinggi, proteksi, kuota, peraturan, dumping, pertentangan politik, dan peperangan.
    • Proteksi adalah kebijakan pemerintah untuk melindungi produksi dalam negeri, sering dengan tarif tinggi pada barang impor.
    • Kuota adalah pembatasan jumlah ekspor dan impor barang dari suatu negara.
    • Tarif adalah pajak atas barang impor dan ekspor.
    • Politik dumping adalah kebijakan menjual barang di luar negeri lebih murah daripada di dalam negeri untuk meningkatkan devisa negara.

Rangkuman IPS Kelas 9 Bab 3 Mengembangkan Ekonomi Kreatif Berdasarkan Potensi Wilayah untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat

Materi ini membahas tentang pengembangan ekonomi kreatif berdasarkan potensi wilayah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berikut rangkuman materi tersebut:

1. Konsep Ekonomi Kreatif:

  • Kreativitas adalah kemampuan seseorang untuk menciptakan sesuatu yang baru, termasuk ide dan karya yang inovatif.
  • Kreativitas berperan penting dalam kegiatan ekonomi di Indonesia karena mendorong kemampuan inovasi, peluang bisnis, dan kegiatan ekonomi yang produktif.

2. Peran Wirausahawan:

  • Wirausahawan memiliki kemampuan untuk melihat peluang bisnis, mengumpulkan sumber daya, mengambil tindakan yang tepat, dan memastikan keberhasilan.
  • Mereka berkontribusi pada pembukaan lapangan kerja dan pengurangan pengangguran.

3. Industri Kreatif dan Potensi Wilayah:

  • Ekonomi kreatif berdasarkan kreativitas, keterampilan, dan bakat individu untuk menciptakan nilai ekonomis dan mendukung industri kreatif.
  • Perekonomian bergeser dari berbasis sumber daya alam (SDA) menjadi berbasis sumber daya manusia (SDM).

4. Subsektor Ekonomi Kreatif:

  • Ada 14 subsektor industri kreatif yang meliputi periklanan, arsitektur, pasar seni, kerajinan, desain, fashion, film, musik, seni pertunjukan, penerbitan, layanan komputer, radio, TV, dan riset pengembangan.

5. Upaya Meningkatkan Ekonomi Kreatif:

  • Pemerintah Indonesia mengambil beberapa langkah untuk meningkatkan ekonomi kreatif, termasuk insentif, roadmap industri kreatif, program pendidikan, perlindungan hukum, serta pendukung lainnya.
  • Kementerian Perdagangan telah melakukan berbagai upaya, seperti pengembangan database, pelatihan, festival, promosi, riset, dan penciptaan identitas produk dan ekonomi kreatif daerah.

Materi ini menekankan pentingnya kreativitas, wirausahawan, dan peran pemerintah dalam mengembangkan ekonomi kreatif berdasarkan potensi wilayah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Memanfaatkan Persaingan sebagai Peluang untuk Meraih Keunggulan Ekonomi Bangsa

Teks yang Anda bagikan menjelaskan tentang keunggulan komparatif (comparative advantage) dan keunggulan mutlak (absolute advantage) dalam konteks perdagangan internasional.

Ini adalah dasar-dasar teori ekonomi yang dikemukakan oleh Adam Smith dan David Ricardo.

  1. Keunggulan Mutlak (Absolute Advantage): Menurut Adam Smith, perdagangan antara dua negara akan terjadi jika masing-masing negara memiliki keunggulan mutlak dalam memproduksi suatu jenis barang. Keunggulan mutlak terjadi ketika suatu negara dapat menghasilkan komoditas dengan biaya produksi lebih rendah daripada negara lain. Dalam contoh yang diberikan, Indonesia memiliki keunggulan mutlak dalam memproduksi pakaian, sedangkan Thailand memiliki keunggulan mutlak dalam memproduksi tas. Oleh karena itu, perdagangan antara keduanya akan menguntungkan karena mereka dapat memperoleh barang yang dihasilkan dengan lebih efisien oleh negara lain.
  2. Keunggulan Komparatif (Comparative Advantage): Teori keunggulan komparatif yang dikemukakan oleh David Ricardo menyatakan bahwa perdagangan internasional akan terjadi ketika ada perbedaan dalam keunggulan komparatif. Suatu negara memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi barang dan jasa tertentu jika negara tersebut dapat menghasilkannya dengan biaya relatif lebih rendah daripada negara lain. Dalam contoh yang diberikan, Indonesia memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi kopi atau sawit, sementara Malaysia memiliki keunggulan komparatif dalam memproduksi timah. Dengan perdagangan, keduanya dapat memanfaatkan keunggulan komparatif mereka dan memperoleh manfaat.
  3. Pengembangan Ekonomi Melalui Perdagangan Internasional: Dengan memahami keunggulan komparatif dan keunggulan mutlak, suatu negara seperti Indonesia dapat mengembangkan perekonomiannya melalui perdagangan internasional. Dalam kasus Indonesia, kekayaan sumber daya alamnya seperti minyak sawit, karet, kopi, beras, dan sebagainya dapat menjadi komoditas unggulan yang diperdagangkan di pasar internasional. Ini dapat meningkatkan pendapatan negara dan standar hidup masyarakat.

Namun, perlu diingat bahwa perdagangan internasional juga memiliki tantangan, seperti eksploitasi sumber daya alam, dampak pada lingkungan, dan pengaruh budaya.

Oleh karena itu, perencanaan yang bijak dalam mengelola perdagangan internasional sangat penting untuk memastikan bahwa manfaatnya lebih besar daripada risikonya.

Selain itu, penting untuk mencatat bahwa perdagangan internasional juga dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti peraturan perdagangan, kebijakan pemerintah, dan faktor-faktor ekonomi global. Sebagai siswa, memahami konsep ini adalah langkah awal dalam memahami bagaimana perdagangan internasional memengaruhi ekonomi suatu negara.

Rangkuman IPS Kelas 9 Bab 3 Pengembangan Pusat-Pusat Keunggulan Ekonomi untuk Kesejahteraan Masyarakat

Teks ini membahas beberapa contoh pusat keunggulan ekonomi di Indonesia. Pusat-pusat keunggulan ekonomi ini memiliki peran penting dalam menggerakkan perekonomian Indonesia dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat.

Berikut adalah beberapa poin penting yang bisa diambil dari teks tersebut:

  1. PT Freeport Indonesia: Freeport Indonesia adalah perusahaan pertambangan yang mengeksploitasi bijih tembaga, emas, dan perak di Papua, Indonesia. Perusahaan ini memberikan kontribusi signifikan dalam hal penciptaan lapangan kerja dan investasi di Indonesia. Freeport juga memberikan pajak, dividen, dan royalti kepada pemerintah Indonesia. Sebagai salah satu perusahaan tambang terbesar di dunia, mereka memiliki dampak ekonomi yang signifikan di tingkat nasional dan lokal.
  2. Perusahaan Tambang Minyak Negara (PTMN): Kilang minyak di Indonesia seperti Kilang Balongan, Kilang Cilacap, dan Kilang Dumai berperan penting dalam pengolahan minyak bumi dan produksi bahan bakar minyak. Kilang-kilang ini memiliki kapasitas besar dan memasok sebagian besar kebutuhan BBM di Indonesia. Mereka juga berperan dalam menjaga stabilitas pasokan BBM di berbagai wilayah Indonesia.
  3. Batik Indonesia: Batik adalah warisan budaya Indonesia dan merupakan salah satu contoh keunggulan ekonomi dalam bidang seni dan kerajinan. Batik dari berbagai daerah di Indonesia memiliki ciri khas sendiri-sendiri, dan pemerintah telah mengambil berbagai langkah untuk mempromosikan penggunaan batik dalam kehidupan sehari-hari. Batik tidak hanya memiliki nilai seni tinggi tetapi juga memberikan mata pencaharian kepada banyak pengrajin batik di seluruh Indonesia.
  4. Perlindungan Motif Batik: Departemen Perindustrian telah mendokumentasikan ribuan motif batik dan tenun tradisional untuk melindungi warisan budaya Indonesia. Dengan demikian, motif-motif batik ini tidak dapat dicuri atau digunakan tanpa izin. Langkah-langkah seperti ini membantu melestarikan kekayaan budaya Indonesia dan memberikan peluang ekonomi bagi para pengrajin batik.

Semua contoh di atas menunjukkan bahwa pusat-pusat keunggulan ekonomi, seperti tambang, kilang minyak, dan kerajinan batik, memiliki dampak ekonomi yang signifikan dan berkontribusi pada pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat di Indonesia.

Pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta bekerja sama untuk mengoptimalkan potensi ekonomi ini dalam mendukung pembangunan ekonomi negara.

Pusat keunggulan ekonomi memang memiliki pengaruh besar dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal migrasi penduduk, transportasi, lembaga sosial ekonomi, pendidikan, dan pekerjaan.

Berikut adalah beberapa poin penting terkait pengaruh pusat keunggulan ekonomi pada aspek-aspek tersebut:

a. Migrasi Penduduk:

  • Pusat keunggulan ekonomi dapat menjadi daya tarik bagi penduduk, baik dalam negeri maupun dari luar negeri, untuk melakukan migrasi. Penduduk akan cenderung berpindah ke wilayah yang mendekati pusat keunggulan tersebut.
  • Contohnya, seperti yang Anda sebutkan, keberadaan PT Freeport di Papua memengaruhi migrasi penduduk ke wilayah tersebut, di mana pertumbuhan penduduk di Timika meningkat akibat aktivitas tambang.

b. Transportasi:

  • Aktivitas ekonomi yang berkembang di pusat keunggulan ekonomi membutuhkan infrastruktur transportasi yang memadai. Ini termasuk jalan, pelabuhan, bandara, dan sarana transportasi lainnya.
  • Kapal laut, pesawat, dan sarana transportasi lainnya memainkan peran penting dalam mendukung mobilitas penduduk, distribusi barang, dan interaksi ekonomi antarwilayah.

c. Lembaga Sosial Ekonomi:

  • Pusat keunggulan ekonomi dapat mempengaruhi munculnya lembaga sosial ekonomi. Contohnya, perusahaan seperti PT Freeport berkontribusi pada pendirian lembaga yang mendukung masyarakat setempat, seperti lembaga pendidikan.

d. Pendidikan:

  • Pertumbuhan pusat keunggulan ekonomi memerlukan tenaga kerja yang terampil. Oleh karena itu, perusahaan seringkali berkolaborasi dengan perguruan tinggi untuk mendidik dan melatih calon tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri.
  • Contohnya, PT Freeport mendirikan Institut Pertambangan Nemangkawi (IPN) untuk melatih tenaga kerja Papua yang berkualifikasi dan ahli dalam bidang pertambangan.

e. Pekerjaan:

  • Pertumbuhan pusat keunggulan ekonomi menciptakan lapangan kerja. Ini dapat meningkatkan kesempatan kerja bagi penduduk lokal.
  • Contohnya, PT Freeport Indonesia menciptakan banyak lapangan kerja, terutama di wilayah Papua, dengan berbagai jenis posisi dan mengutamakan perekrutan karyawan lokal.

Pengaruh pusat keunggulan ekonomi pada aspek-aspek tersebut bisa memberikan kontribusi positif bagi perkembangan ekonomi, sosial, dan pendidikan di suatu wilayah, namun juga perlu dikelola dengan bijak untuk mengatasi potensi dampak negatif, seperti masalah lingkungan dan sosial.

Rangkuman IPS Kelas 9 Bab 3 Pasar Bebas

Pasar bebas atau perdagangan bebas adalah kebijakan di mana pemerintah tidak melakukan diskriminasi terhadap impor atau ekspor. Ini mempromosikan perdagangan barang dan jasa tanpa pajak, tarif, atau hambatan perdagangan lainnya.

Beberapa organisasi dan inisiatif perdagangan bebas yang dijelaskan dalam teks Anda meliputi:

  1. Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA): MEA adalah bentuk integrasi ekonomi di Asia Tenggara yang bertujuan menciptakan kawasan perdagangan bebas di antara negara-negara ASEAN. MEA memfasilitasi perdagangan barang, jasa, investasi, tenaga kerja profesional, dan aliran modal antara negara-negara anggota.
  2. Asean Free Trade Area (AFTA): AFTA adalah inisiatif perdagangan bebas yang dibentuk oleh negara-negara ASEAN dengan tujuan meningkatkan daya saing ekonomi di kawasan ini, menarik investasi asing, dan meningkatkan perdagangan antar negara anggota ASEAN.
  3. Asia Pacific Economic Cooperation (APEC): APEC adalah forum kerja sama ekonomi yang mencakup negara-negara di kawasan Asia Pasifik. Ini bertujuan untuk meningkatkan perdagangan dan investasi, serta mempromosikan pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut.
  4. Uni Eropa (Masyarakat Ekonomi Eropa/MEE): Uni Eropa adalah contoh terkenal dari integrasi ekonomi di mana banyak negara Eropa bekerja sama dalam berbagai aspek ekonomi, termasuk pasar tunggal dan mata uang bersama (Euro).
  5. World Trade Organization (WTO): WTO adalah organisasi perdagangan dunia yang mengatur peraturan perdagangan internasional dan mempromosikan perdagangan bebas di seluruh dunia.

Rangkuman ips kelas 9 bab 3 ini mengilustrasikan betapa pentingnya perdagangan internasional dalam konteks ekonomi global dan bagaimana keunggulan komparatif dan keunggulan mutlak memainkan peran dalam perdagangan antarnegara.

Selain itu, kita telah menyoroti peran pusat keunggulan ekonomi dalam pertumbuhan ekonomi suatu wilayah dan dampaknya pada migrasi penduduk, infrastruktur, lembaga sosial ekonomi, pendidikan, dan pekerjaan.

Melalui pemahaman konsep-konsep ini, siswa diharapkan dapat mengembangkan wawasan mereka tentang hubungan ekonomi internasional dan peran ekonomi kreatif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Kesadaran tentang manfaat dan hambatan perdagangan internasional juga menjadi hal yang sangat penting dalam menghadapi tantangan dan peluang dalam era globalisasi.

1 thought on “Rangkuman IPS Kelas 9 Bab 3 Tentang Perdagangan Internasional”

  1. Pingback: Rangkuman IPS Kelas 9 Bab 4 Tentang Masa Kemerdekaan Indonesia - SMP IT ROJAUL HUDA

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *