Pendampingan Individu 4 CGP – Observasi Pembelajaran yang Berpusat Pada Murid

Posted on

Pendampingan individu 4 CGP bertujuan untuk meningkatkan kompetensi dalam proses pembelajaran yang berfokus pada murid, khususnya dalam keterampilan merencanakan, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran. Ini merupakan salah satu aspek penting yang diharapkan muncul pada peserta Pendidikan Guru Penggerak.

Proses pembelajaran yang berpusat pada murid mencakup penumbuhan suasana kelas yang menerapkan disiplin positif, pemenuhan kebutuhan belajar murid, serta pengembangan kompetensi sosial dan emosional mereka. Seluruh aspek ini diamati selama observasi praktik mengajar di kelas CGP.

Observasi dilakukan pada Pendampingan Individu ke-4, di mana Pengajar Praktik menggunakan pendekatan coaching.

Fokus observasi mencakup beberapa kategori, seperti pengembangan lingkungan kelas yang mendukung pembelajaran, pemahaman kebutuhan belajar murid, penggunaan komunikasi positif, penerapan disiplin, pemberian motivasi, serta strategi pembelajaran dan penilaian.

Penilaian observasi memiliki dua fungsi utama, yaitu sebagai komponen penilaian CGP dan sebagai pijakan untuk proses percakapan pasca-observasi dengan pendekatan coaching.

Untuk memastikan akurasi data, PP diharapkan membuat catatan tertulis selama observasi dan melakukan input penilaian secara tepat waktu.

Fokus utama Pendampingan Individu 4 CGP adalah observasi penerapan modul budaya positif, pembelajaran berdiferensiasi, dan pembelajaran sosial-emosional dalam kelas CGP.

Perangkat pendampingan individu 4 CGP

Perangkat pendampingan individu 4 CGP mencakup berbagai dokumen seperti lembar catatan pra-observasi kelas, instrumen observasi praktik mengajar, lembar catatan pasca-observasi kelas, dan lembar rencana pengembangan diri.

  1. Lembar Catatan Pra Observasi Kelas
  2. Intrumen Observasi Praktik mengajar CGP
  3. Observasi Pembelajaran yang berpusat pada Murid dan Rubrik Observasi pembelajaran (PP)
  4. Lembar Catatan Pasca Observasi kelas
  5. Lembar Rencana Pengembangan Diri

Langkah-langkah Pendampingan

Langkah-langkah pendampingan dimulai dengan menjelaskan fokus pendampingan kepada CGP, menanyakan proses yang sudah berjalan dan rencana tindak lanjut dari pendampingan sebelumnya, serta memastikan revisi RPP telah dilakukan berdasarkan masukan sebelumnya.

Dengan demikian, Pendampingan Individu 4 CGP menjadi momen penting dalam evaluasi dan pengembangan proses pembelajaran yang berpusat pada murid, yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan kompetensi CGP secara keseluruhan.

Bagian Inti Pendampingan (135’)

Ketentuan Observasi pembelajaran dilakukan di kelas CGP baik secara luring atau daring (disesuaikan dengan kebijakan sekolah) Observasi dilakukan minimal 2 (dua) jam pelajaran dengan durasi menit disesuaikan dengan jenjang sekolah.

Pra-Observasi (15’)

Pertemuan pra-observasi ini menjadi momen untuk membangun hubungan yang baik antara guru (CGP) dan supervisor (PP) sebagai mitra dalam pengembangan kompetensi diri. Durasi percakapan ini adalah 15 menit, dengan menggunakan pendekatan coaching untuk perencanaan. Supervisor mencatat sasaran pengembangan guru dan menjelaskan prosedur supervisi klinis. Tindakan yang dilakukan oleh supervisor meliputi:

  • Menyampaikan tujuan besar supervisi dan tujuan percakapan awal.
  • Guru memaparkan rencana pembelajaran dan aspek perkembangan yang akan diobservasi.
  • Menyepakati sasaran observasi, jadwal kunjungan kelas, dan waktu percakapan pasca-observasi.
  • Menegaskan bahwa supervisor akan mencatat kegiatan pembelajaran guru.

Percakapan pra-observasi sebaiknya berlangsung dalam suasana santai dan positif. Hasil percakapan dicatat pada Lampiran 4.

Observasi Pembelajaran (90’)

Observasi adalah saat supervisor (PP) mengamati proses pembelajaran yang dilakukan guru di kelas. Tujuannya adalah mengumpulkan data atau informasi objektif mengenai aspek pengembangan yang telah disepakati. Pengamatan menggunakan instrumen yang telah ditentukan sebelumnya dan difokuskan pada sasaran yang telah disepakati (lihat Lampiran 4). Meski begitu, supervisor mungkin menemukan hal-hal menarik di luar sasaran yang dapat bermanfaat bagi pengembangan guru.

Hal-hal yang harus diperhatikan saat observasi pembelajaran:

  • Supervisor tidak boleh mengganggu proses pembelajaran atau membantu CGP. Supervisor hanya mengamati apakah proses pembelajaran sesuai dengan perangkat dan materi modul yang sudah dipelajari, termasuk penerapan budaya positif, pembelajaran berdiferensiasi, dan pembelajaran sosial-emosional.
  • Supervisor dapat mengamati aktivitas pembelajaran murid saat mengerjakan tugas, tetapi tidak membantu mereka. Pengawasan harus dilakukan tanpa mengganggu proses belajar.
  • Upaya harus dilakukan untuk tidak sering keluar masuk kelas karena dapat mengganggu konsentrasi murid. Penggunaan HP harus dalam mode getar dan hanya untuk mengambil foto proses pembelajaran.
  • Aktivitas pembelajaran dicatat pada lembar Observasi Praktik Mengajar Calon Guru Penggerak (Lampiran 5).

Pasca Observasi (30’)

Proses percakapan pasca-observasi ini merupakan kesempatan bagi supervisor (PP) dan guru (CGP) untuk saling memahami tujuan percakapan dan membangun kepercayaan dalam tahapan kegiatan yang berlangsung. Kegiatan pasca-observasi meliputi:

  • Menyampaikan tujuan percakapan dan hasil analisis data observasi kepada CGP.
  • Memberikan umpan balik. Supervisor mengidentifikasi area pengembangan dan perbaikan yang perlu dilakukan oleh CGP. Hasil umpan balik dicatat pada Lampiran 6.
  • Merencanakan area pengembangan. CGP dan supervisor merencanakan tindakan konkret untuk pengembangan diri. Rencana aksi dicatat pada Lampiran 7.

Bagian akhir pendampingan (15’)

Di bagian ini, dilakukan refleksi terhadap proses pendampingan:

  • Evaluasi apa yang sudah baik dan perlu diperbaiki pada pembelajaran yang telah dilakukan.
  • Menilai sejauh mana pendampingan telah membantu dalam implementasi pembelajaran yang berpihak kepada murid dan identifikasi hal-hal yang perlu diperbaiki untuk kedepannya.
  • Jika terdapat hal terkait pembelajaran daring yang perlu disampaikan kepada fasilitator, catat dalam Jurnal Komunikasi di LMS.

Selanjutnya, CGP disarankan untuk mempersiapkan diri untuk pendampingan individu 5 dengan melakukan beberapa aktivitas persiapan seperti:

  • Memilih satu rekan sejawat untuk dibimbing dan dicoaching pada pendampingan individu 5.
  • Menetapkan jadwal observasi pembelajaran dengan durasi minimal 2 jam, yang dapat dilakukan secara daring atau luring sesuai kebijakan sekolah.
  • Membimbing rekan sejawat dalam menyusun RPP dan melakukan koreksi terhadapnya.
  • Melakukan aktivitas coaching untuk supervisi akademik sesuai instruksi dalam modul 2.3.

PI.4.2. Jurnal Pendampingan

Jurnal pendampingan individu 4 CGP adalah catatan yang mencatat perkembangan CGP selama proses pendampingan. Setiap catatan harus disesuaikan dengan jumlah CGP yang didampingi dan berisi hasil observasi serta langkah-langkah pengembangan yang direncanakan.

PI.4.3. Rencana Tindak Lanjut

Pendamping merencanakan langkah-langkah yang akan dilakukan dalam pendampingan berikutnya, dengan memperhatikan pembelajaran sebelumnya oleh CGP dan mencapai capaian yang telah ditetapkan. Komunikasi dengan fasilitator juga penting untuk memastikan pendampingan yang optimal.

PI.4.4. Unggah dokumentasi kegiatan pendampingan individu 4 CGP

Dokumentasi kegiatan pendampingan individu 4 CGP harus diunggah sesuai dengan nama CGP. Dokumen tersebut dapat berupa video, rekaman, foto, atau dokumen lain yang terkait dengan aksi nyata peserta, serta dokumentasi lain terkait pelaksanaan kegiatan.

PI.4.5. Penilaian Observasi Pembelajaran yang Berpusat pada Murid

Pada pendampingan individu 4 CGP, pengajar praktik diminta untuk memberikan penilaian Observasi Pembelajaran yang Berpusat pada Murid yang dilakukan oleh CGP melalui instrumen yang telah disediakan. Nilai akhir harus dimasukkan ke kolom nilai yang telah disediakan, dan instrumen yang telah diisi harus diunggah ke kolom Feedback file.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *