Modul P5 Fase D Aku Cinta Keberagaman

Indonesia, sebagai negara yang luas, memiliki kekayaan berupa keragaman yang meliputi dari Sabang hingga Merauke.

Kekuatan besar ini dapat menjadi nilai positif, namun juga merupakan ancaman besar jika tidak dijaga dan dirawat dengan komitmen yang kuat, yang tercermin dalam nilai Bhineka Tunggal Ika.

Keragaman ini menjadikan Indonesia sebagai bangsa majemuk, terdiri dari berbagai kelompok etnis, agama, dan budaya yang heterogen.

Meskipun keragaman multikultural ini menjadi kekayaan bangsa, namun di sisi lain, rawan memicu konflik dan perpecahan.

Tantangan sosial muncul karena sebagian masyarakat hanya memperlihatkan keberagaman tanpa sepenuhnya menerima keberagaman tersebut.

Untuk mengatasi kondisi ini, diperlukan pemikiran dan pemahaman agar dapat menerima dan memberikan toleransi terhadap keberagaman.

Proses penerimaan dan toleransi terhadap keberagaman seringkali mengalami konflik, terutama di lingkungan sekolah, yang dapat dipicu oleh kesalahpahaman komunikasi serta perbedaan etnik, agama, dan budaya.

Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dengan tema Bhinneka Tunggal Ika mengangkat topik “Aku Cinta Keberagaman” dengan fokus pada tiga dimensi, yaitu kebhinnekaan global, berpikir kritis, dan kreativitas.

Modul P5 Fase D Aku Cinta Keberagaman dengan tema Bhineka Tunggal Ika disusun oleh Maryono dkk, dengan hak cipta dipegang oleh Direktorat SMP Dirjen PAUD, Pendidikan Dasar, dan Menengah Kemdikbudristek 2023.

Guru semestinya membantu menyebarkan Modul P5 Aku Cinta Keberagaman ini, agar rekan-rekan guru dapat melakukan penyesuaian terhadap modul tersebut dengan melakukan analisis, observasi, meniru, dan tentunya memodifikasi sesuai dengan situasi dan kondisi satuan pendidikan serta peserta didik yang dihadapi.

Tujuan dari modul ini adalah menumbuhkan karakter kebhinnekaan terhadap keberagaman etnik, agama, dan budaya.

Hal ini bertujuan untuk membangun kembali kesadaran akan adanya konflik dan penyelesaiannya dalam keberagaman di lingkungan sekolah, serta menjunjung tinggi nilai Bhinneka Tunggal Ika melalui kampanye mencintai keberagaman melalui berbagai media, seperti komik, poster, cipta baca puisi, dan bermain peran.

Projek ini dilakukan dalam empat tahap, mulai dari pengenalan konsep kebhinnekaan, kontekstualisasi diskusi tentang keberagaman etnik, agama, dan budaya, hingga tahap aksi dalam bentuk kampanye Aku Cinta Keberagaman. Tahap refleksi dan evaluasi dilakukan untuk membangun kesadaran dan observasi peserta didik.

Melalui projek ini, peserta didik diharapkan dapat mengembangkan tiga dimensi Profil Pelajar Pancasila, yaitu berkebhinnekaan global, berpikir kritis, dan kreatif.

Modul P5 Aku Cinta Keberagaman dapat diunduh untuk mendapatkan informasi lebih lanjut dan panduan dalam menjalankan projek ini.

Download

Semoga modul ini bermanfaat sebagai panduan bagi guru dan sekolah dalam menyesuaikan kegiatan dan alokasi waktu sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan sekolah.

Leave a Comment